PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM FINTECH SYARIAH ANALISIS FIQH MUAMALAH DI ERA EKONOMI DIGITAL INDONESIA

Authors

  • Nadia Sarah Arief Fakultas hukum Universitas Esa Unggul Author

Keywords:

Fintech Syariah; Perlindungan Data Pribadi; Fiqh Muamalah; UU PDP; Maqasid Syariah.

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana data prribadi dapatt dilindungi dalam fintech syariah di Indonesia, dilihat dari sudut pandang fiqh muamalah di era ekonomi digital. Dengan pasar senilai US$8,5 miliar dan perkiraan mencapai US$15,7 pada ahun 2028, peneliian ini menggunakan meode normatif komparatif. Tujuannya adalah menilai apakah Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi No. 27 Tahun 2022 sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah seperti amanah, ridha, larangan gharar digital, dan tajassus. Penelitian ini menemukan perbedaan, terutama dalam pengawasan kecerdasan buatan (AI) dan penyimpanan awan (cloud) yang tidak di audit oleh Dewan Pengawas Syariah. Hasil studi menunjukan bahwa perlu ada fatwa lanjutan dari DSN-MUI entang bagaimana data syariah harusnya dikelola. Selain itu,  disarankan untuk menggabungkan Penilaian Dampak Perlindungan Data (DPIA) yang didasarkan pada Maqasid Syariah, penggunaan  Blockchain Wakalah, dan sertifikasi Data Protection Officer (DPO) syariah oleh DSN-MUI. Langkah-langkah ini penting unuk meningkatkan inklusi ekonomi islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Accounting, Departement Of. Perkembangan Fintech Syariah di Indonesia. 2022. https://accounting.uii.ac.id/perkembangan-fintech-syariah-di-indonesia/ (diakses Januari 5, 2026).

Admin. MUI Ingatkan Pemerintah Soal Transfer Data Pribadi Imbas Tarif Dagang AS. 2025. https://mui.or.id/baca/berita/mui-ingatkan-pemerintah-soal-transfer-data-pribadi-imbas-tarif-dagang-as?utm_source=perplexity (diakses Januari 7, 2026).

Alamsyah, Ichsan Emrald. Naik ke Peringkat 3 Global, Begini Prospek Fintech Syariah Indonesia. 2022. https://ekonomi.republika.co.id/berita/rfvwco349/naik-ke-peringkat-3-global-begini-prospek-fintech-syariah-indonesia? (diakses Januari 5, 2025).

Al-Nawawi, Y. b.. Riyadhus shalihin: Bab larangan menyakiti sesama Muslim (ISBN Perpustakaan Nasional RI ed.). Beirut: Dar al-Fikr, 2000

Dr. Muhaimin, SH.,M.Hum. Metode Penelitian Hukum. Cetakan Pertama. NTB: Mataram University Press, 2020.

DSN-MUI. Fatwa DSN No. 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah. Jakarta: MUI, 2018.

Dzulfaqori, Muhammad Jatnika, dan Aneng Anisa Daliah Mutiara. “Implementasi Regulasi Fintech Syariah di Indonesia.” Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Volume 2, Nomor 5,, 2024: 164-170. Doi : https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i5.451

Febrian, Indrawan Yoswanda Saputra, dan Diana R.W. Napitupulu. “Implikasi Hukum terhadap Perlindungan Data Pribadi dalam Transaksi Fintech.” Rechtsnormen: Jurnal Komunikasi an Informasi Hukum, Vol. 4, No. 1, 2025: 22-30. https://doi.org/10.56211/rechtsnormen.v4i1.1153

Fitria, Anis. Teori Dasar Fiqih Muamalah. Diktat Mata Kuliah. Semarang: Fakultas Syariah Dan Hukum UIN Walisongo, 2021.

Ilham, Muhammad Ramadhani, Muhammad said ridho, Yusuf Afrenoldi Todi, dan Rifqi Hidayat. “Komparasi Hukum Indonesia Dan Hukum Islam Terhadap Perlindungan Data Pribai Dalam Transaksi Ekonomi Syariah Digital.” Jurnal Media Akademik (JMA) Vol.3, No.4, 2025: 1-21. DOI: 10.62281, Hal XX-XX. https://share.google/IDPpXUd3ybCVY8O0M

Mishbakhuzein, Hamam, dan Cory Vidiati. “Kebijakan Dan Regulasi Fintech Syariah Di Indonesia: Kajian Literatur Atas Peran OJK an DSN-MUI Dalam Era Digital.” Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, Volume 7 Nomor 2, 2026: 972-980. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/62419/23830

Rahardyan, Aziz. Pangsa Pasar Fintech Syariah Indonesia Peringkat 5 Dunia, Capai US$8,5 Miliar. 2025. https://finansial.bisnis.com/read/20250323/231/1863883/pangsa-pasar-fintech-syariah-indonesia-peringkat-5-dunia-capai-us85-miliar (diakses Januari 5, 2026).

Said, Muh. Sa’ad, Jumriani, Nasrullah bin Sapa, dan Darmawati H. “Islamic Fintech in Indonesia: Between Innovation and Sharia Compliance.” Media Hukum Indonesia (MHI), Vol. 4, No. 1, 2025: 476-485. https://doi.org/10.5281/zenodo.17879875

Salsabila, Fazira, Putri Mardiyyah Hasibuan, Satria Mariqom Harahap, dan Purnama Ramadani Silalahi. “Analisis Penggunaan Financial Technology (Fintech) Syariah Dalam Perspektif Ekonomi Islam.” Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEKOMBIS) Vol. 2, No. 1, 2023: 149-157. https://doi.org/10.55606/jekombis.v2i1.988

Silalahi, Bob Ben Salomoan, dan Baidhowi. “Analisis Hukum Syariah Terhadap Bisnis Fintech Peer-To-Peer Lending di Indonesia.” Jurnal Media Hukum Indonesia (MHI), Vol. 2, No. 6, 2025: 346-351. https://doi.org/10.5281/zenodo.15524219

Surjaweni, V. Wiratna. Metodologi Penelitian. Pertama. Yogyakarta: Pustakabarupress, 2020.

Yulitasari, Lis, Tulus Suryanto, dan Syamsul Hilal. “Regulatory and Legal Challenges of Sharia Peer-to-Peer Lending in Indonesia.” Al Fiddhoh, Vol. 5 No. 1, 2024: 28–40. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4216912

Al-Qur'an

Al-Qur’an, Surah Al-Hujurat: 12.

Peraturan Perundang-undangan

Indonesia. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Perlindungan Data Pribadi. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 213.

Indonesia Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Perlindungan Data Pribadi, Pasal 5–10.

Indonesia. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Perlindungan Data Pribadi, Pasal 20–26.

Indonesia. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Perlindungan Data Pribadi, Pasal 35–40.

Published

14-03-2026

How to Cite

Arief, N. S. (2026). PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM FINTECH SYARIAH ANALISIS FIQH MUAMALAH DI ERA EKONOMI DIGITAL INDONESIA. Recht: Journal of Legal Studies, 1(1). https://ejournal.lpkhtrisakti.org/index.php/recht/article/view/31

Similar Articles

1-10 of 13

You may also start an advanced similarity search for this article.